Posts Tagged: Writing

What you see is what you want to see

A long, long time ago, Sultan Sutawijaya (1584-1601), the first sultan of the Mataram Kingdom was known as the Ruler of the Earth. The southern sea is ruled by Nyai Roro Kidul, the Queen of the South Sea, and the

What you see is what you want to see

A long, long time ago, Sultan Sutawijaya (1584-1601), the first sultan of the Mataram Kingdom was known as the Ruler of the Earth. The southern sea is ruled by Nyai Roro Kidul, the Queen of the South Sea, and the

Looking at the market issue in the archives of Jogja Biennale

Jogja Biennale X 2009 Jogja Jamming: Arts Archives Movement (BJX 2009) started with an enlightening statement seen on the invitation for the participating artists, “No works are sold during the Biennale event and by the organizers of the Biennale.” Meanwhile,

Looking at the market issue in the archives of Jogja Biennale

Jogja Biennale X 2009 Jogja Jamming: Arts Archives Movement (BJX 2009) started with an enlightening statement seen on the invitation for the participating artists, “No works are sold during the Biennale event and by the organizers of the Biennale.” Meanwhile,

PIGTOGRAPHY: Bambang ‘Toko’ Witjaksono

Bambang ‘Toko’ Witjaksono’s solo visual debut will be open for public on September 19. Darwin Experimental Art Foundation Space, Darwin, Australia, will exhibit Bambang’s printmaking and paintings until October 4. The exhibition will present Bambang’s works during his two months

PIGTOGRAPHY: Bambang ‘Toko’ Witjaksono

Bambang ‘Toko’ Witjaksono’s solo visual debut will be open for public on September 19. Darwin Experimental Art Foundation Space, Darwin, Australia, will exhibit Bambang’s printmaking and paintings until October 4. The exhibition will present Bambang’s works during his two months

TARI PENDET DAN MALAYSIA: Media yang hiperbola atau masyarakat yang (salah) jemput-bola?

Mengaku mahasiswa beragama kok bisa-bisanya demonstrasi dengan ‘teriakan’ Go to hell!!!

TARI PENDET DAN MALAYSIA: Media yang hiperbola atau masyarakat yang (salah) jemput-bola?

Mengaku mahasiswa beragama kok bisa-bisanya demonstrasi dengan ‘teriakan’ Go to hell!!!

Between the banal, the wanton, and the rustic: Yogyakarta exoticism in Indonesian films

Is Yogyakarta comprised of merely Malioboro, Wijilan, Tugu, and villages with vast, green rice fields? Of course not. To find a range of street side food vendors, you can visit UGM Boulevard in the north. Beringhardjo market in Malioboro is

Between the banal, the wanton, and the rustic: Yogyakarta exoticism in Indonesian films

Is Yogyakarta comprised of merely Malioboro, Wijilan, Tugu, and villages with vast, green rice fields? Of course not. To find a range of street side food vendors, you can visit UGM Boulevard in the north. Beringhardjo market in Malioboro is

Satu-satunya festival video internasional di Indonesia kini mengajak publik bercanda!

OK Video akan kembali dihelat akhir Juli ini! Satu-satunya festival video internasional di Indonesia ini berkembang dengan sangat signifikan setiap tahunnya. Perhelatan terakhirnya, OK Video Militia, memamerkan 119 karya video dari 27 negara di 20 lokasi, mulai dari ruang publik

Satu-satunya festival video internasional di Indonesia kini mengajak publik bercanda!

OK Video akan kembali dihelat akhir Juli ini! Satu-satunya festival video internasional di Indonesia ini berkembang dengan sangat signifikan setiap tahunnya. Perhelatan terakhirnya, OK Video Militia, memamerkan 119 karya video dari 27 negara di 20 lokasi, mulai dari ruang publik

Stop plagiarisme dengan budaya malu

Menanggapi Tatum Syarifah Adiningrum dalam Kompas, Sabtu, 13 Juni 2009 lalu, saya setuju kita harus malu akan kenyataan kurangnya peran institusi pendidikan dalam isu plagiarisme. Saya bahkan pernah menemukan seorang teman sekelas saya, yang notabene pascasarjana, menjiplak tulisan dari blog

Stop plagiarisme dengan budaya malu

Menanggapi Tatum Syarifah Adiningrum dalam Kompas, Sabtu, 13 Juni 2009 lalu, saya setuju kita harus malu akan kenyataan kurangnya peran institusi pendidikan dalam isu plagiarisme. Saya bahkan pernah menemukan seorang teman sekelas saya, yang notabene pascasarjana, menjiplak tulisan dari blog

Wajah media (massa) kita belakangan ini: Antara melodrama dan hiperbola

Media (massa) dan liputan-liputan hiperbolanya itu memang dahsyat. Coba lihat perkara monolog Butet Kertaredjasa dalam acara Deklarasi Damai yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum di Jakarta, Rabu, 10 Juni, kemarin. Kompas.com dan entah berapa banyak media lainnya setidaknya punya satu berita

Wajah media (massa) kita belakangan ini: Antara melodrama dan hiperbola

Media (massa) dan liputan-liputan hiperbolanya itu memang dahsyat. Coba lihat perkara monolog Butet Kertaredjasa dalam acara Deklarasi Damai yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum di Jakarta, Rabu, 10 Juni, kemarin. Kompas.com dan entah berapa banyak media lainnya setidaknya punya satu berita

From Chinese-realism to ‘Street Art’: Market taste shifts or market shifts

(Artworks used for illustrations belongs to I Gusti Ngurah Udiantara, Samsul Arifin, Uji Handoko Eko Saputro, Wedhar Riyadi and Oki Rey Montha. Works’ credentials are deliberately not written since the purpose of the using the image is as an illustration;

From Chinese-realism to ‘Street Art’: Market taste shifts or market shifts

(Artworks used for illustrations belongs to I Gusti Ngurah Udiantara, Samsul Arifin, Uji Handoko Eko Saputro, Wedhar Riyadi and Oki Rey Montha. Works’ credentials are deliberately not written since the purpose of the using the image is as an illustration;

Dari Yogyakarta ke jalan lain ke Havana*

Punkasila dikenal sebagai sebuah band punk dengan Acronym Wars (perang akronim) sebagai album-konsep perdananya. Seluruh album Acronym Wars berisi pelesetan singkatan-singkatan yang tak bisa dihindari penggunaannya dalam bahasa Indonesia, baik lisan maupun tulisan.

Dari Yogyakarta ke jalan lain ke Havana*

Punkasila dikenal sebagai sebuah band punk dengan Acronym Wars (perang akronim) sebagai album-konsep perdananya. Seluruh album Acronym Wars berisi pelesetan singkatan-singkatan yang tak bisa dihindari penggunaannya dalam bahasa Indonesia, baik lisan maupun tulisan.